Bagaimana Alergi pada Bayi ASI Eksklusif Bisa Terjadi ?

Posted on

Pada saat terjadi alergi pada bayi asi eksklusif biasanya para orang tua akan menyalahkan air susu ibu sebagai penyebab alergi. Hal ini tidak benar sama sekali. Memang bayi ASI eksklusif hanya mengkonsumsi air susu ibu saja tetapi air susu ibu bukanlah penyebab langsung alergi yang di derita bayi. Hal ini bisa terjadi karena makanan yang di konsumsi oleh ibu menyusui sesaat sebelum menyusui anaknya. Makanan yang di konsumsi ibu menyusui tersebut akan terbawa oleh darah saat memproduksi air susu ibu. Ketika ibu mengkonsumsi makanan pembawa alergi, maka zat alergen tersebut akan terbawa menjadi air susu ibu yang kemudian di konsumsi oleh bayi.

alergi pada bayi asi eksklusif
alergi pada bayi asi eksklusif

Jadi, pada saat terjadi alergi pada bayi asi eksklusif jangan menghentikan pemberian air susu ibu kepada bayi karena bayi membutuhkan nutrisi dari air susu ibu dan zat imunoglobin sebagai pertahanan tubuh bayi terhadap alergi.  Air susu ibu tetaplah menjadi makanan terbaik untuk bayi hingga bayi berusia dua tahun., dan sebaiknya bayi hanya di berikan air susu ibu saja hingga usia bayi enam bulan. Proses pemberian air susu ibu secara eksklusif ini akan membuat pertumbuhan bayi anda optimal dan sehat.

 

Beberapa gejala alergi pada bayi asi eksklusif hamper sama seperti alergi pada umumnya.

  1. Bayi sering mengalami muntah atau gumoh setelah minum air susu ibu
  2. Ruam merah yang menimbulkan rasa gatal pada kulit bayi, kadang ruam merah ini basah dan lengket, kadang juga kering seperti eksim. Langsung oleskan bedak cair ketika terlihat ruam merah masih kecil dan belum meluas untuk mencegah ruam merah ini meluas ke bagian tubuh lainnya.
  3. Perut bayi kembung dan sering buang angin. Biasanya di sebabkan gangguan pencernaan yang di serang oleh alergi dari zat yang terkandung dalam air susu ibu yang di makan oleh bayi.
  4. Bersin bersin dan hidung tersumbat. Pada kasusu yang lebih parah bayi bisa mengalami sesak nafas, ini biasanya di sebabkan oleh saluran pernafasan yang terserang alergi.
alergi pada bayi asi eksklusif
alergi pada bayi asi eksklusif

Beberapa penyebab alergi pada bayi asi eksklusif antara lain;

  1. Makanan yang di konsumsi oleh ibu menyusui beberapa saat sebelum menyusui.Tidak semua makanan bisa menyebabkan alergi pada bayi, beberapa makanan yang umumnya bisa menimbulkan alergi antara lain, makanan laut seperti ikan, udang, kepiting dan kerang. Beberapa protein juga bisa menimbulkan alergi. Misalnya protein yang terdapat dalam susu sapi yang di konsumsi oleh ibu menyusui. Ibu bisa mengganti produk susu sapi ini dengan produk susu kedelai agar kebutuhan nutrisi ibu menyusui tidak kekurangan. Protein lain yang bisa menimbulkan alergi pada bayi adalah gluten. Gluten biasanya terdapat dalam gandum dan tepung terigu. Jika bayi anda alergi terhadap gluten maka ibu harus berhati hati dalam memilih makanan dan cmilan, karena gluten ini banyak sekali terdapat dalam berbagai produk makanan dan camilan yang ada di pasaran saat ini, bahkan hampir enam puluh persen produk kueh dan roti menggunakan gluten sebagai zat pengikat dalam produksi kueh dan roti. Pilihlah produk yang tidak menggunakan tepung terigu, beberapa pilihan roti dan kueh juga ada yang di buat dengan menggunakan tepung kentang atau tepung beras yang bebas gluten. Informasi lebih lengkap tentang hali ini bisa anda baca di artikel Alergi Protein pada Bayi ASI.
  2. Selain alergi karena makanan, penyebab alergi pada bayi yang lain bisa di sebabkan oleh udara. Beberapa factor alergi udara antara lain alergi udara dingin dan alergi debu. Alergi udara dingin biasanya terjadi ketika pagi dan malam hari, pada saat suhu udara turun menjadi lebih dingin. Pada saat saat seperti ini anda harus memberikan pakaian yang hangat dan nyaman pada bayi anda. Alergi debu bisa di sebabkan oleh beberapa hal seperti karena debu kotoran, serbuk sari, dan bulu binatang peliharaan. Jika anda memiliki hewan peliharaan, jagalah kebersihan dan kesehatan hewan anda agar bulu hewan anda tidak banyak rontok dan beterbangan di sekitar abyi anda. Pelajari lebih detil tentang alergi ini pada artikel Kenali Alergi pada Bayi dengan Bijak.
  3. Penyebab alergi yang lain bisa disebabkan oleh bahan kimia. Bahan kimia bisa menimbulkan alergi pada bayi. Bahan kimia yang paling sering kontak dengan tubuh bayi adalah dari produk perawatan bayi sendiri. Beberapa produk perawatan bayi mengandung alcohol yang bisa menimbulkan reaksi alergi pada kulit bayi. Produk perawatan bayi seperti baby cologne dan tissue bayi mengandung alcohol yang cukup tinggi. Hindari pemakaian langsung pada kulit bayi. Jika anda ingin menggunakan produk baby cologne, biasakan untuk menggunakan produk ini pada pakaian bayi saja, jangan langsung di berikan pada kulit bayi.

Untuk mengetahui penyebab alergi pada bayi asi eksklusif dengan lebih pasti, sebaiknya anda melakukan tes laboratorium untuk bayi anda dengan petunjuk dari dokter anak anda. Dengan mengetahui secara pasti alergen yang di bawa oleh bayi anda, anda bisa membuat daftar makanan, barang dan zat yang perlu di hindari oleh bayi anda agar abyi anda terhindar dari terkena alergi. Hal ini penting karena saat ini obat obatan belum ada yang bisa menyembuhkan alergi. Jadi sangat penting untuk menghindari terjadinya alergi pada bayi anda.

 

Berusahalah untuk selalu menjauhkan semua hal yang bisa memicu terjadinya alergi pada bayi anda hingga bayi anda cukup besar dan memiliki imunitas yang cukup baik untuk menangkal alergi ini dengan sendirinya. Beberapa jenis alergi akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan pertumbuhan bayi dan beberapa jenis alergi lain akan terus di bawa oleh bayi hingga dewasa. Jenis alergi yang biasanya akan terus di bawa oleh bayi hingga dewasa biasanya yang di akibatkan oleh makanan, seperti alergi makanan laut, alergi ikan, udang, kepiting atau kerang.

 

Semoga bayi anda di karuniai kesehatan yang baik dan di jauhkan dari terjadinya alergi hingga anak anda dewasa. Sampai jumpa lagi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *