Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Makanan Pendamping ASI

Posted on

 Setelah bayi berusia 6 bulan, maka Ia bisa mulai diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI), saat itulah biasanya seoang ibu mulai bingung tentang makanan apa saja yang bisa diberikan pada si kecil dan saat itu sang ibu juga harus mengetahui tentang tanda bayi tidak cocok dengan makanan pendamping ASI yang akan di berikan. Apalagi jika itu adalah pengalaman pertamanya memiliki seorang bayi. Jika Anda adalah salah satu ibu yang tengah kebingungan tentang MPASI untuk si kecil, maka tenang saja. Pada intinya, Anda bisa memberikan berbagai makanan seperti buah dan sayur. Hanya dalam pengolahannya sedikit berbeda. Karena si kecil baru mulai belajar makan dan pencernaannya belum sempurna, maka biasanya MPASI terdiri dari makanan yang lunak atau telah dihaluskan agar memiliki tekstur yang lunak. Mengetahui makanan apa saja yang bisa diberikan sebagai MPASI memang penting, namun ibu juga harus tahu tentang tanda bayi tidak cocok dengan makanan pendamping ASI. Dengan mengetahui berbagai tandanya, maka saat terjadi pada si kecil Anda bisa menghadapinya dengan tenang.

Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Makanan
Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Makanan

Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Makanan Pendamping ASI Karena Alergi

Bayi tidak cocok dengan MPASI yang diberikan oleh ibu bisa karena si kecil tidak doyan dan bisa karena alergi. Seperti kita yang juga memiliki selera dalam urusan makanan, si kecil juga memiliki seleranya sendiri. Saat si kecil tak suka, maka Ia akan melakukan penolakan terhadap makanan yang ibu berikan. Karena belum bisa berbicara, maka si kecil akan melakukan penolakan dengan cara-cara tertentu. Namun, bisa juga si kecil melakukan berbagai penolakan tersebut karena mengalami alergi. Nah, lalu bagaimana ibu bisa mengetahui bahwa si kecil mengalami alergi? Berikut ini tanda bayi tidak cocok dengan makanan pendamping ASI karena alergi.

  • Perut kembung

Keadaan perut kembung yang terjadi, biasanya akan membuat si kecil jadi rewel. Perut kembung bisa menjadi sebuah tanda bahwa si kecil alergi terhadap makanan yang disantapnya. Memang perut kembung terjadi bukan hanya karena alergi makanan. Perut kembung juga bisa terjadi karena masuk angin dan penyebab lainnya. Namun, sebagai ibu Anda perli teliti. Jika keadaan si kecil yang rewel karena perut kembung terjadi setelah menyantap makanannya, maka Anda bisa curiga bahwa penyebabnya adalah alergi. Jika hal tersebut terjadi, maka segera lakukan penanganan.

  • Diare

Diare juga bisa merupakan tanda bayi tidak cocok dengan makanan pendamping ASI karena alergi. Sama seperti perut kembung yang penyebabnya beragam, artinya tidak selalu karena makanan, maka Anda juga harus teliti. Ketika si kecil diare, coba ingat dan perhatikan kemungkinan penyebabnya. Biasanya diare yang disebabkan karena memakan makanan yang salah akan terjadi sekitar setengah jam sampai satu jam setelah makan. Jika memang dalam satu jam sebelum diare si kecil memakan sesuatu, maka langsung lakukan tindakan penanganan.

  • Ruam merah dan gatal

Ruam merah dan gatal memang salah satu tanda alergi yang paling jelas. Bahkan pada orang dewasa pun biasanya tanda ini akan muncuk ketika mengalami alergi. Nah, bayi juga akan menunjukkan gejala ini jika mengalami alergi terhadap makanan. Maka, perhatikan si kecil setelah makan. Apalagi jika makanan tersebut baru pertama kali diberikan. Maka, kita belum tahu apakah makanna tersebut cocok atau tidak dengan si kecil.

  • Susah bernafas

Inilah tanda bayi tidak cocok pada makanan pendamping ASI karena alergi yang paling parah dan berbahaya. Tanda ini terjadi jika kasus yang terjadi adalah alergi akut. Inilah kenapa penting untuk memperhatikan si kecil setelah makan. Temanilah si kecil setelah selesai makan. Jangan sampai tanda seperti ini tidak terdeteksi oleh Anda. Karena susah bernafas akan berbahaya bagi nyawa si kecil jika sampai terjadi.

 

Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Makanan karena Tidak Doyan

Tadi sudah disinggung tentang penyebab si bayi tidak cocok terhadap makanan. Selain karena alergi, bisa saja hanya karena si kecil tidak selera terhadap makanan tertentu atau tidak doyan. Tentu penanganan antara alergi dan tidak doyan berbeda. Untuk memberikan penanganan yang tepat, maka berikut ini tanda bayi tidak cocok dengan makanan karena tidak doyan.

  • Si Kecil menolak membuka mulut

Ya, si kecil yang sedang lucu-lucunya memiliki cara berkomunikasi sendiri. Meski Ia belum bisa berbicara, namun bayi kecil Anda bisa menujukkannya melalui tindakan. Salah satunya adalah dengan menolak membuka mulut saat disuapi makanan yang tidak Ia suka. Sebaliknya, saat si kecil suka makanan yang diberikan maka Ia akan mudah membuka mulutnya. Maka, ibu harus memperhatikan hal ini. Jangan khawatir ketika si kecil menolak membuka mulut. Coba berikan makanan lainnya. Jika si kecil mau membuka mulut, maka semakin jelas bahwa si kecil hanya tak suka menu makanannya.

  • Memuntahkan makanan

Si kecil bisa saja mau membuka mulutnya, namun kemudian langsung memuntahkan makanan tersebut. Ini juga bisa merupakan tanda bayi tidak cocok dengan makanan karena tidak doyan. Perhatikan apakah si kecil sudah sampai menelannya atau belum. Jika belum menelan tapi langsung memuntahkan, maka Anda tak perlu khawatir. Coba suapi lagi atau coba berikan makanan lainnya. Namun, jika si kecil muntah setelah selesai makan, baru Anda perlu lebih waspada dan bertindak dengan tepat. Hal tersebut mungkin saja menandakan si kecil alergi atau hal lainnya.

Baca Juga: [Kenali Alergi pada Bayi dengan Bijak]

Baca Juga: [Macam Macam Alergi Kulit Pada Bayi dan Jenis Ruam Lainnya]

Penanganan Saat Terjadi Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Makanan

Jangan bingung dan panik ketika berbagai tanda di atas terjadi pada si kecil. Tetap tenang dan lakukan penanganan yang tepat. Jika yang muncul adalah tanda bayi tidak cocok dengan makanan karena alergi, maka hentikan pemberian makanan tersebut dan segera periksakan ke dokter. Mungkin tanda yang terjadi tak terlalu parah sampai sesak nafas, namun tetap lakukan pencegahan agar si kecil aman. Jika Anda belum yakin penyebabnya adalah makanan, maka Anda bisa mencoba memberikan makanan yang sama beberapa hari kemudian. Jika terjadi tanda alergi yang sama, maka benar-benar hentikanlah pemberian makanan tersebut. Anda bisa menghentikan pemberian makanan tersebut sampai umur 3 tahun. Seiring berjalannya waktu, mungkin saja alergi si kecil akan hilang. Karena bagaimanapun mungkin kandungan makanan tersebut diperlukan untuk tumbuh kembangnya. Maka, begitu juga jika tanda yang terjadi adalah karena si kecil tidak doyan.

 

Untuk penanganan karena si kecil tidak doyan saja, maka lebih mudah. Coba kreasikan bahan makanan yang Anda gunakan dalam olahan lainnya. Mungkin dengan cara mengolah berbeda, maka bisa menciptakan selera makan yang berbeda pada si kecil. Dalam masa tumbuh kembangnya, berbagai kandungan makanan penting untuk si kecil. Jangan sampai si kecil terlalu memilih-milih makanan. Siasatilah dengan berbagai cara agar kebutuhan nutrisi si kecil tetap terpenuhi. Jadi, apakah kini Anda masih harus panik ketika terjadi tanda bayi tidak cocok dengan makanan pendamping ASI yang Anda berikan? Tentu tidak kan? Cermati dan lakukan penanganan yang tepat. Juga, selamat berkreasi membuat MPASI yang menarik untuk si kecil!

Incoming search terms:

  • cara mengetahui bayi alergi terhadap MPASI
  • tanda bayi tidak cocok dengan makanan pendamping

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *