Pahami Alergi Imunisasi pada Bayi

Posted on

Seiring dengan perkembangan dunia farmasi yang semakin maju, alergi imunisasi pada bayi bukanlah hal yang perlu di khawatirkan. Saat ini anak penderita alergi sudah bisa di vaksinasi dengan aman, tetapi ada baiknya anda menginformasikan kondisi bayi anda sebelum bayi anda di vaksinasi agar bayi anda mendapatkan pengawasan ketat pada saat di vaksinasi dan setelah di valsinasi untuk menghindari terjadinya hal yang tidak di inginkan. Para dokter yang melakukan vaksinasi biasanya sudah memiliki prosedur untuk mengvaksinasi anak yang mengidap alergi terhadap vaksin.

Vaksinasi atau imunisasi sebenarnya adalah program untuk mencegah terjadinya penyakit menular terhadap bayi dan anak dengan menyuntikkan vaksin untuk membuat tubuh anak imun terhadap jenis penyakit yang di maksud.  Vaksin yang di suntikkan ini berupa virus yang sudah di lemahkan  yang pada akhirnya akan membuat tubuh anak bereaksi untuk membentuk imunitas atau antibodi di dalam tubuh anak yang akan melindungi tubuh anak dari serangan virus atau bakteri tersebut di masa mendatang.  Vaksinasi ini juga bisa membantu penyebaran  epidemic penyakit menular dan tentu saja akan lebih baik mencegah penyakit terjadi dari pada mengobatinya kelak apabila terjangkit penyakit yang di khawatirkan di masa mendatang.

alergi imunisasi pada bayi
alergi imunisasi pada bayi

Saat ini sudah jarang sekali di temukan reaksi alergi imunisasi pada bayi, namun tetap saja ke hati hatian harus di ambil agar terhindar dari hal hal yang tidak di inginkan. Maka dari itu sebelum anak anda di vaksin sebaiknya anda paham terlebih dahulu terhadap kondisi fisik anak anda, pastikan anak anda dalam kondisi yang sehat dan informasikan kondisi anak anda kepada petugas medis terkait.

Beberapa kasus setelah vaksinasi bisa menjadi parah seperti kejang kejang dan timbulnya reaksi alergi imunisasi pada bayi walaupun ini jarang sekali terjadi.  Umumnya setelah vaksinasi di lakukan ada beberapa efek samping yang bisa terjadi pada bayi atau anak anda seperti demam, mual dan pusing, hal ini wajar karena proses tubuh yang sedang memerangi dan membentuk antibodi dan melawan virus atau bakter yang tadi di suntikkanke tubuh bayi atau anak anda. Biasanya juga bekas suntikan akan menjadi kemerahan. Hilangnya nafsu makan juga biasa terjadi pada saat ini.

Beberapa jenis vaksin yang wajib di berikan kepada anak antara lain hepatitis B yang biasa nya di berikan beberapa kali kepada anak. Polio juga wajib diberikan karena penyakit polio ini tergolong berbahaya dan dapat mengakibatkan kelumpuhan. BCG wajib di berikan untuk melindungi bayi tertular tuberkolosis dari orang orang yang mengelilinginya. Selanjutnya adalah DTP yang di berikan guna mencegah penyakit difteri, pertusis dan tetanus. Dan yang terakhir vaksin campak yang juga wajib diberikan ke pada anak.  Ada beberapa jenis vaksin lain yang bisa di berikan tetapi bukan sebuah keharusan seperti MMR, tifoid, hepatitis A Varisela HPV dan lainnya. Sebaiknya anda bisa berkonsultasi pada dokter untuk keperluan vaksinasi yang di butuhkan oleh bayi anda

alergi imunisasi pada bayi
alergi imunisasi pada bayi

Walaupun ada resiko Beberapa terjadinya reaksi alergi imunisasi pada bayi ataupun reaksi umum lainnya yang tidak berbahaya, tetapi vaksinasi atau imunisasi ini adalah sebuah kewajiban untuk melindungi bayi anda terhindar dari penyakityang lebih berbahaya di masa depan. Untuk itu imunisasi ini jangan sampai terlewatkan. Yang perlu anda perhatikan adalah kondisi tubuh bayi anda sebelum dan sesudah vaksinasi ini di lakukan. Awasi anak anda secara seksama, jika terjadi reaksi yang tidak wajar segera konsultasi kepada dokter anda, dan jangan lupa juga untuk menginformasikan kondisi bayi anda sebelum vaksinasi. Biasanya anak yang mengidap riwayat alergi akan mendapat perhatian lebih oleh tenaga medis yang melakukan vaksinasi, mereka akan memperhati kan reaksi anak terhadap vaksin ini hingga beberapa jam kedepan.

Jika terjadi gejala reaksi alergi imunisasi pada bayi biasanya akan cepat terlihat. Reaksi seperti gatal gatal, terjadi bentol dan ruam merah pada beberapa bagian kulit bayi, bengkak, muntah dan diare, hingga terjadi sesak nafas segera laporkan pada dokter anda. Hal ini jarang sekali terjadi tetapi tetap harus di waspadai. Hanya satu dari jutaan anak yang biasanya mengalami alergi terhadap vaksin ini karena vaksin pada saat ini sudah di formulasi aman untuk anak dan bayi.

Baca juga Kenali Alergi pada Bayi dengan Bijak dan Kenali Alergi Gluten pada Bayi dengan Benar untuk informasi tentang alergi pada bayi yang lebih lengkap lagi.

Kesimpulan nya adalah vaksinasi dan imunisasi adalah kewajiban untuk semua bayi dan anak, tetapi pelaksanaan vaksinasi terhadap anak yang meiliki alergi harus lebih di perhatikan dengan lebih seksama. Informasikan tentang alergi anak anda pada tenaga medis atau dokter yang akan melakukan tindakan vaksinasi ini agar anak anda lebih di perhatikan kondisi nya setelah di lakukan vaksinasi ini. Vaksinasi masih bisa dilakukan kepada anak penderita alergi dengan pengawasan yang lebih teliti dari tenaga medis.

 

 

Incoming search terms:

  • apakah imunisasi bayi bs alergi kulit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *