Cara Mengatasi Alergi Makanan pada Bayi

Posted on

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil, maka bunda akan memberikan asupan makanan terbaik untuk sang buah hati, namun, kadang terjadi masalah dalam upaya tersebut, misalnya saat si kecil mengalami alergi terhadap makanan yang diberikan oleh bunda, sehingga penting untuk bunda ketahui cara mengatasi alergi makanan pada bayi agar saat hal tersebut terjadi, Anda tak terlalu panik. Tentunya sebelum melakukan tindakan penanganan terhadap alergi, Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa yang terjadi memang merupakan alergi terhadap makanan. Untuk itu, ketahui juga tanda-tanda alergi makanan pada bayi agar lebih memudahkan Anda dalam mengenali situasi yang tengah terjadi. Kemudian, ketahui juga makanan apa yang biasanya menyebabkan alergi pada bayi.

cara mengatasi alergi makanan pada bayi.
cara mengatasi alergi makanan pada bayi.

Pengalaman pertama menjadi orangtua memang kadang membuat seseorang khawatir. Namun, dengan mengetahui berbagai hal tentang bayi, maka bisa membuat kekhawatiran Anda menjadi lebih ringan. Untuk itu, selalu pelajari berbagai hal tentang cara mengurus bayi. Nah, salah satunya yang kita bahas dalam artikel ini yaitu tentang cara mengatasi alergi makanan pada bayi.

 

Ketahui Tanda Alergi Makanan Sebelum melakukan Cara Mengatasi Alergi Makanan pada Bayi

Sigap dalam menangani keadaan memang penting. Namun, ketepatan juga tak kalah penting. Tentu Anda tidak ingin salah memberikan tindakan bukan? Jangan sampai karena terlalu khawatir, Anda jadi berlebihan dalam memberikan penanganan pada si kecil. Soal ketidakcocokan makanan pada si kecil memang bisa terjadi karena alergi. Namun, mungkin juga karena si kecil hanya tidak suka pada makanan tersebut. Misalnya saat buah hati Anda memuntahkan makanan yang sudah Anda berikan. Maka, kondisi tersebut tidak selalu merupakan tanda alergi makanan. Karena saat bayi tidak suka atau sudah kenyang juga akan melakukan hal yang sama yaitu biasanya memuntahkannya. Atau mungkin kulitnya yang memerah bukan karena alergi makanan, namun karena gigitan serangga. Nah, untuk itu, bedakan tanda alergi makanan dengan gejala masalah lainnya. Jika sudah cukup yakin yang terjadi adalah alergi, maka barulah segera lakukan cara mengatasi alergi makanan pada bayi dengan sigap. Untuk itu, berikut ini tanda alergi makanan pada bayi.

  • Diare

Saat si kecil mengalami alergi karena makanan, salah satu tandanya adalah terjadinya diare. Perhatikan waktu diare yang terjadi. Jika memang sebelumnya si kecil habis menyantap makanannya, maka ada kemungkinan jika memang yang terjadi adalah alergi makanan. Kemudian perhatikan juga diare yang terjadi. Biasanya diare yang terjadi karena alergi makanan tidak dsertai lendir atau darah. Pupnya hanya lebih cair dan lebih sering.

  • Perut kembung

Tanda lain dari alergi makanan pada bayi adalah perut kembung. Tanda ini masih ada sangkut pautnya dengan diare. Jika perut kembung terjadi disertai dengan diare, maka kemungkinan ini menunjukkan terjadinya alergi makanan.

  • Muntah

Alergi makanan menyebabkan berbagai masalah pada pencernaan, termasuk juga muntah. Untuk membedakan muntah yang sengaja dilakukan oleh si kecil karena tidak suka makanan yang diberikan atau karena kenyang, maka selalu perhatikan saat si kecil makan dan mengunyah. Jika memang makanan sudah selesai dikunyah kemudian sudah ditelan, namun beberapa saat kemudian baru dimuntahkan, mungkin hal tersebut lebih mengarah ke alergi.

  • Gatal, biduran, ruam merah

Selain gangguan sistem pencernaan, alergi pada makanan juga ditunjukan melalui reaksi kulitnya. Saat alergi pada makanan terjadi, maka beberapa masalah kulit bisa dialami oleh si kecil seperti gatal, biduran, ruam merah, dan sebagainya.

  • Mata tampak merah dan berair, bibir dan tenggorokan bengkak

Selain pada kulit, bisa juga terjadi tanda fisik lainnya seperti mata merah dan berair, serta bibir dan tenggorokan yang membengkak.

  • Sesak nafas

Tanda lainnya adalah sesak nafas. Ini merupakan tanda yang paling parah dan berbahaya. Jika terjadi hal ini maka segera lakukan penanganan dan jauhkan makanan yang mungkin membuat si kecil alergi.

 

Perhatikan berbagai tanda-tanda yang ditunjukkan oleh tubuh bayi. Jika berbagai tanda di atas terjadi, maka segera lakukan cara mengatasi alergi makanan pada anak yang tepat.

 

Ketahui Makanan Pemicu Alergi Sebelum Melakukan Cara Mengatasi Alergi Makanan pada Anak

Untuk semakin membuat Anda yakin bahwa yang terjadi adalah alergi pada makanan, maka ketahui berbagai makanan yang biasanya memicu alergi pada anak. Dengan mengetahui berbagai makanan tersebut, maka bisa membuat cara mengatasi alergi makanan pada anak lebih mudah dilakukan. Berikut ini beberapa makanan yang biasanya menjadi pemicu alergi.

  • Telur

Telur apa saja bisa menjadi pemicul alergi, baik telur ayam, telur bebek, maupun telur puyuh. Akibat yang ditimbulkan oleh pemicu ini biasanya gatal atau ruam merah.

  • Susu

Seperti telur, susu apa saja juga bisa menjadi pemicu alergi baik susu sapi, susu kambing, dan lainnya.

  • Kacang-kacangan

Beberapa kacang-kacangan yang bisa menjadi pemicu alergi pada anak adalah kacang kedelai, kacang kenari.

  • Seafood

Tentu sudah sering Anda mendengar tentang alergi seafood. Ya, makanan yang satu ini memang biasanya menjadi pemicu alergi.

  • Gandum

Gandum juga bisa memicu alergi pada anak. Tanda-tanda yang muncul juga biasanya adalah gatal-gatal atau gangguan kulit lainnya.

Baca Juga: [Kenali Alergi pada Bayi dengan Bijak]

Baca Juga: [Tanda Bayi Tidak Cocok dengan Makanan Pendamping ASI]

 

Cara Mengatasi Alergi Makanan pada Anak dengan Tepat

Setelah mengatahui tanda-tanda alergi makanan pada anak dan makanan apa saja yang biasanya menjadi pemicunya, maka bisa membantu Anda dalam melakukan cara mengatasi alergi makanan pada anak dengan tepat. Ketika tanda alergi muncul dan memang sebelumnya anak habis makan, apalagi memakan makanan yang mungkin memicu alergi, maka segera tangani. Misalnya, saat terjadi diare, maka segera berikan cairan oralit khusus untuk bayi dengan volume sesuai dengan jumlah cairan yang dikeluarkan bayi saat diare. Juga saat bayi mengalami muntah-muntah. Kemudian, saat terjadi gangguan kulit karena alergi pada makanan, maka jaga si kecil agar tidak menggaruknya. Hindari pemberian obat oral, salep, bedak, dan berbagai obat-obatan kimia lainnya. Atasi berbagai tanda alergi yang muncul dengan cara-cara yang biasanya dilakukan.

 

Berbagai penanganan terhadap tanda alergi adalah langkah awal. Selanjutnya, segera bawa si kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Juga agar Anda mendapatkan obat yang sesuai untuk alergi yang terjadi pada si kecil. Setelah memastikan bahwa buah hati Anda mengalami alergi, maka jauhkan atau hindarkan makanan pemicunya. Namun, tetap penuhi nutrisi si kecil dengan memberikan sumbern nutrisi pengganti. Misalnya si kecil alergi terhada susu sapi, maka gantilah dengan susu kambing atau sumber protein lainnya. Agar kebutuhan nutrisi si kecil tetap terpenuhi. Kemudian selalu perhatikan perkembangan alergi tersebut. Bisa saja setelah beberapa waktu, alergi si kecil terhadap makanan tertentu sembuh. Itulah cara mengatasi alergi makanan pada anak dengan tepat. Semoga artikel kali ini bisa memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi Anda. Juga tentunya mengurangi kekhawatiran dalam mengasuh si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *