Kenali Alergi Gluten pada Bayi dengan Benar

Posted on

Gluten biasa dapat di temui pada produk turunan dari gandum, pada beberapa kasus alergi gluten pada bayi terjadi pada saat bayi sudah mulai mengkonsumsi makanan pendamping ASI. Beberapa produk makanan pendamping ASI seperti bubur bayi, biscuit bayi dan juga roti yang sudah bisa di berikan kepada bayi ada yang menggunakan gandum sebagai bahan baku nya. Terjadinya alergi gluten pada bayi ini biasanya di sebut juga celiac.

Celiac atau alergi gluten pada bayi adalah gangguan yang terjadi pada system kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap gluten yang tertelan atau di konsumsi oleh bayi. Gluten atau protein dari gandum ini akan mengganggu system kekebalan dinding usus bayi yang alergi terhadap gluten. Karena system pencernaan bayi yang di serang, di khawatirkan jika bayi menjadi kekurangan gizi dan mengganggu pertumbuhan bayi. Gejala lain yang biasanya terjadi adalah anemia dan tulang lemah.

alergi gluten pada bayi
alergi gluten pada bayi

Gejala awal yang mudah terlihat pada saat bayi terkena alergi gluten ini adalah bayi mengalami diare dan muntah, pada bagian kulit biasanya terjadi ruam merah dan perut bayi kelihatan kembung.  alergi gluten pada bayi biasanya di dapatkan dari genetic yang di turunkan oleh orang tua bayi. Akibat dari kekurangan gizi pada bayi di karenakan alergi gluten ini biasanya membuat berat badan bai yang tidak seimbang, jika di biarkan akan mempengaruhi fungsi limpa yang menjadi buruk, bai akan tampak kelelahan dan merasakan nyeri sendi dan sakit kepala yang tentunya akan sangat membuat bayi tidak nyaman.

Perbedaan dengan diare biasa, diare yang di sebabkan oleh alergi ini biasanya akan berlangsung lebih lama, bahkan bisa terjadi sampai dua minggu mungkin lebih. Dan jika anda  melihat gejala gejala tersebut diatas dan anda mencurigai anak anda terkena celiac, jika ini terjadi sebaiknya anda segera berkonsultasi pada dokter.

alergi gluten pada bayi
alergi gluten pada bayi

Cara terbaik untuk menangani alergi gluten pada bayi adalah dengan menjauhkan bayi dari berbagai produk makanan yang mengandung gluten.  Supaya tidak sampai terjangkit celiac.  Jika bayi anda hanya alergi terhadap gluten saja biasanya anak anda akan mengalami gejala alergi pada umumnya, yaitu ruam pada kulit, gatal gatal, pada kasus yang paling parah adalah alergi yang menyerang saluran pernafasan hingga bayi menjadi susah bernafas. Hidung tersumbat dan iritasi pada mata.

Perhatikan baik baik dalam pmilihan produk makanan pendamping ASI, teliti apakah bahan baku produk makanan tersebut terdapat gandum di dalam nya. Pada beberapa produk seperti roti terkadang tidak mencantumkan gandum pada bahan bakunya, tetapi biasanya mereka menggunakan gluten sebagai zat pengikat adonan roti tersebut, jadi hati hatilah dalam memilih roti untuk anak yang menderita alergi terhadap gluten.

Ada beberapa jenis protein lain yang juga bisa menyebabkan alergi pada bayi sepeti halnya gandum, rye, globulin, glutenin, dan gliadin. Alergi gluten pada bayi haruslah di sikapi dengan serius, karena tidak seperti alergi dari alergen lain, alegi gluten ini bisa mengancam nyawa penderitanya.

Jika anak anda terlihat memiliki gejala gejala alergi terhadap gluten seperti diatas, segera periksakan ke dokter dan lakuakn test laboratorium untuk memastikan alergi ini di sebabkan oleh gluten ataukah dari penyebab yang lain, biasanya dokter akan melakukan tes darah untuk memastikan gluten sebagai pemicu alergi pada bayi atau anak.  Lakukan diet produk yang mengandung gluten dan turunannya jika anak anda positif alergi terhadap gluten. Jangan lupa untuk mengkonsumsi makanan lain sebagai pengganti gizi yang tidak bisa di dapatkan dari produk makanan yang mengandung gluten. Penderita alergi terhadap gluten akan membutuhkan nutrisi tambahan seperti zat besi, thiamin, niacin, selenium, fosfor, molybdenum, riboflavin dan magnesium.  Anda harus mencari tahu makanan jenis apa yang mengandung zat zat nutrisi seperti diatas, atau jika anak sudah cukup besar bisa menggunakan multivitamin yang aman untuk anak alergi gluten.

Cobalah untuk membuat sendiri makanan untuk anak yang alergi terhadap gluten dari pada membeli produk makanan yang belum jelas apakah mengandung gluten atau  tidak. Anda bisa mengganti bahan baku yang mengandung gluten seperti tepung terigu dengan tepung soba atau tepung jagung atau tepung kentang, tepung tersebut bisa di pastikan aman untuk anak anda dan memiliki gizi dan nutrisi yang tepat untuk pertumbuhan tubuh anak anda

Dengan penanganan yang tepat dan diet yang laksanakan dengan tepat, anak anda bisa terhindar dari alergi teradap gluten ini. Pelajari juga tentang alergi dengan banyak membaca artikel terkait tentang alergi seperti Kenali Jenis2 Alergi pada Bayi dengan Baik atau Kenali Alergi pada Bayi dengan Bijak.

Sampai jumpa dan salam sehat untuk anda dan seluruh keluarga…

Incoming search terms:

  • apa itu gluten pada makanan bayi
  • bayi alergi gluten
  • gluten pada makanan bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *